Sistem kekebalan tubuh adalah sekelompok sel dan organ yang
mempertahankan tubuh terhadap penyakit dan infeksi. Sistem kekebalan tubuh yang
sehat tetap dalam homeostasis (keseimbangan). Namun, dampak stres dimulai dari
pelepasan hormon yang memicu produksi sel darah putih (yang melawan infeksi)
dan melawan penyakit. Pelepasan hormon stres ini sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh guna merespon dengan cepat untuk cedera dan penyakit.
Namun, kegiatan ini tidak bermanfaat bagi kesehatan Anda jika terus terjadi
secara berkepanjangan. Rangsangan kronis
dari sistem kekebalan tubuh menyebabkan sistem menjadi tertekan secara
keseluruhan, dan dengan demikian menjadi kurang efektif menangkal penyakit dan
infeksi. Stres memberi dampak yang negatif.
Hormon yang dihasilkan selama stres kronis dapat menghambat
produksi sitokin, sehingga menggagalkan kemampuan tubuh untuk secara efektif
mengkoordinasikan upaya memerangi infeksi. Karena itu, dengan penurunan sitokin, kemampuan untuk
berhasil melawan penyakit menurun sebesar 15% atau lebih selama situasi stres
kronis. Tidaklah mengherankan kemudian, bahwa individu yang stress mudah
terserang pilek, infeksi, dan jerawat
herpes (infeksi virus yang menyebabkan orang yang terinfeksi untuk
mengembangkan